Postingan

REKTOR PRABUNINGRAT MENOLAK SOGOKAN BESAR

Gambar
T ak lama setelah menjabat Rektor Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, GBPH Prabuningrat didatangi seorang tamu ramah yang membawa sertifikat tanah sekitar 2000 m2. Di pertengahan 1970an itu, UII hanya punya satu kampus di Jalan Cik Ditiro, yang digunakan untuk perkuliahan semua fakultas (Ekonomi, Hukum, Teknik Sipil). Sangat sering mahasiswa juga harus kuliah di tempat pinjaman, Masjid Syuhada, Kotabaru, tak jauh dari kampus Cik Ditiro. Tamu Pak Prabuningrat dengan santun dan rendah hati meminta agar tuan rumahnya memastikan anak laki-lakinya diterima di Fakultas Hukum. Untuk itu ia bersedia memberikan sebidang tanahnya yang cukup luas di jalan raya Taman Siswa yang lokasinya sangat baik.  Pak Prabuningrat, salah satu putera Hamengku Buwono VIII dan kakak tiri Sultan Hamengku Buwono IX, menjelaskan bahwa ia, meski berposisi sebagai rektor, tidak berwenang menjamin diterimanya anak si tamu. “Semuanya harus berdasarkan ujian masuk, dan merupakan wewenang fakultas masing-masing,”...

GORBACHEV : PEMBEBAS ATAU PENGKHIANAT BANGSA?

Gambar
MIKHAIL GORBACHEV harus dimasukkan dalam daftar tokoh terbesar abad 20. Ia memperlancar peralihan kekuasaan yang begitu besar tanpa pertumpahan darah. Tidak banyak yang ingat dan sadar betapa besarnya potensi pertumpahan darah bagi transfer kekuasaan nondemokratis untuk imperium sebesar Uni Soviet, federasi 15 negara bagian berusia 70 tahun yang segera terurai menjadi 17 negara. Jika saja Gorbachev memilih jalan lain, dan bukan berkompromi dan mengundurkan diri dengan damai dari kursi presiden, tentulah negerinya dibanjiri oleh darah jutaan rakyatnya akibat perang saudara. Tumbuh di masa kekuasaan bengis Joseph Stalin, ia kemudian turut aktif menjadi bagian dari program de-Stalinisasi, suatu koreksi sistemik yang memakan waktu puluhan tahun. Dari desa kelahirannya di kampung Privolnoye, Rusia, anak petani miskin ini beruntung bisa kuliah di Universitas Moskow yang bergengsi. Tapi ia memilih fakultas yang "salah", fakultas hukum, yang waktu itu bukan bidang favorit rata-rata ...
SUARA KOTA PONTIANAK

ENTER YOUR EMAIL ADDRESS :

DELIVERED BY SUARA KOTA PONTIANAK ||| 🔔E-mail : ptmkspontianak@gmail.com

🚀POPULAR POST

JA'FAR BIN MUHAMMAD BIN ALI

KALAM TERDALAM (1)

PRABOWO, “DILAN” TAHUN 1960-AN YANG DIGILAI GADIS-GADIS LONDON

AKTA JUAL – BELI TANAH (11)

SANG MURSYID (10)

🔂 FOLLOWERS