Sepanjang perjalanan hidup dan kehidupan, seorang hamba senantiasa dituntut untuk berusaha menjaga, memperbaiki dan meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan dalam menghambakan diri kepada Allah swt. Di mana mereka harus sadar akan posisi dirinya sebagai hamba Allah (‘abid) yang harus taat dan tunduk terhadap segala titah-Nya, sebagai yang disembah (al-ma’bud) dalam kondisi apa pun adanya. Dalam menuju kesana banyak cara yang ditempuh sesuai dengan cara dan pendekatan bermacam-macam dan berbeda-beda, antara lain, dengan mengasingkan diri dari keramaian, menjauhkan diri dari kehidupan materi, memilih hidup sederhana. Aktifitas-aktifitas semacam itu kemudian disebut dengan kehidupan asketis (zuhud). Semua perjalanan yang dilalui itu adalah semata-mata dalam rangka menemukan tujuan hidup hakiki yang merupakan kebahagiaan yang kekal dan abadi. Dalam perkembangan selanjutnya, perjalanan spiritual yang demikian itu kemudian dikenal dengan perjalanan dan pengalaman sufistik. Sedangkan ...
Saya kenal Vladimir Voina di Harvard University di tahun 1990. Dia orang pertama dari apa yang waktu itu Uni Soviet yang masuk Harvard, sebagai Nieman Fellow. Dia kemudian dikenal sebagai penulis kolom untuk media berbahasa Rusia dan Inggris di Moskow. Kami tak amat akrab. Tapi saya belajar dari dia tentang puisi Anna Akhmatova, penyair perempuan yang terkenal dalam sastra Rusia (yang disingkirkan pemerintahan Stalin). Satu hal lain yang bisa membangun percakapan kami yang hanya sesekali: dia mengatakan, ayahnya anggota perwakilan Ukraina di PBB di bawah pimpinan Dmitri Manuilsky yang di tahun 1946 mempelopori dukungan Internasional untuk Indonesia yang sedang terancam aksi militer Belanda. Waktu itu, hanya Ukraina yang peduli. Saya ingat kembali cerita Vladimir hari-hari ini, ketika Ukraina sedang mempertahankan diri dari invasi Rusia yang ingin menguasainya kembali. Saya ingat cerita Vladimir ketika melihat sebuah foto lama di media sosi...
T ak lama setelah menjabat Rektor Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta, GBPH Prabuningrat didatangi seorang tamu ramah yang membawa sertifikat tanah sekitar 2000 m2. Di pertengahan 1970an itu, UII hanya punya satu kampus di Jalan Cik Ditiro, yang digunakan untuk perkuliahan semua fakultas (Ekonomi, Hukum, Teknik Sipil). Sangat sering mahasiswa juga harus kuliah di tempat pinjaman, Masjid Syuhada, Kotabaru, tak jauh dari kampus Cik Ditiro. Tamu Pak Prabuningrat dengan santun dan rendah hati meminta agar tuan rumahnya memastikan anak laki-lakinya diterima di Fakultas Hukum. Untuk itu ia bersedia memberikan sebidang tanahnya yang cukup luas di jalan raya Taman Siswa yang lokasinya sangat baik. Pak Prabuningrat, salah satu putera Hamengku Buwono VIII dan kakak tiri Sultan Hamengku Buwono IX, menjelaskan bahwa ia, meski berposisi sebagai rektor, tidak berwenang menjamin diterimanya anak si tamu. “Semuanya harus berdasarkan ujian masuk, dan merupakan wewenang fakultas masing-masing,”...
Yang terhormat pak Jokowi dan pak Prabowo. Ini waktunya bapak membebaskan ibu Siti Fadhilah Supari, seorang jenius Indonesia yang menjadi korban konspirasi jahat. Ia menjadi dosen, menjadi ahli dan memimpin penelitian di berbagai lembaga akademik puluhan tahun. Beliau dipilih sebagai kader Muhammadiyah. Umurnya sekarang hampir 71 tahun. Ia masih mendekam di penjara. Saya menyaksikan kesederhanaannya. Oleh pak SBY dan pak JK beliau dipercaya menjadi menteri kesehatan dan dilantik tanggal 21 Oktober 2004. Sejak dilantik beliau yang sederhana ini sangat peduli dengan kesehatan rakyat. Ia juga peduli dengan isu kesehatan sebagai ketahanan nasional. Pandangan ini membuatnya sangat berhati-hati dengan kegiatan pihak luar, termasuk WHO dalam mengambil sumberdaya nasional kita. Ditulis di laman Wikipedia, data-data berikut: Siti Fadilah mengakhiri pengiriman virus flu burung ke laboratorium WHO pada November 2006 karena ketakutan akan pengembangan vaksin yang lal...
Virus corona: Perselisihan di balik proses penamaan virus baru Para pejabat kesehatan khawatir pengaitan virus corona dengan wabah Sars akan menambah kepanikan. Virus corona baru punya nama anyar, namun sudah membuat masalah. Ternyata menamai virus adalah proses yang sangat pelik karena jika salah bisa menyebabkan krisis diplomatik. 27 April 2009. Deputi Menteri Kesehatan Israel, Yaakov Litzman, menggelar konferensi pers darurat. Virus flu baru nan misterius sedang merebak dan negara tersebut diperkirakan akan segera mengumumkan kasus pertamanya. Saat dia menyampaikan keterangan kepada media dari sebuah rumah sakit, Litzman mencetuskan nama virus itu. "Kami akan menyebutnya flu Meksiko. kami tidak akan menyebutnya flu babi," ujarnya dengan tegas. Virus corona: Nama penyakit akibat virus baru adalah Covid-19 'Butuh sekian dekade untuk melahirkan orang berbakat, tapi virus corona merenggutnya hanya beberapa hari' Kajian virus corona ungkap lan...
Komentar
Posting Komentar
SKP : MENANTI KOMENTAR ANDA DALAM RANGKA MEMBERIKAN MASUKAN SARAN DAN PENDAPAT.....